Acara berlangsung di Kantor Desa Dajan Peken (14/4) pada pukul 18.00 wita sampai dengan selesai. Turut hadir Camat Tabanan, Perbekel Desa Dajan Peken, Ketua BPD beserta Anggota, Tokoh Pemuka Agama Hindu yakni Jero Mangku, Tokoh Puri, Tokoh Griya, Kelian Adat se-Desa Dajan Peken, perangkat dan staf Desa Dajan Peken, TP PKK, LPM, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta unsur lainnya dalam Pemerintah Desa Dajan Peken.

Tema Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1947 adalah “Manawasewa Madhawasewa Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema ini menekankan pentingnya melayani sesama sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.

Penjelasan Dharma Santi merupakan bagian integral dari perayaan Hari Suci Nyepi. Selain hal itu perayaan Dharma Santi merupakan ajang pertemuan atau silaturahmi untuk saling memaafkan kesalahan. Tujuannya adalah untuk mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan bersimakrama.

Dalam kesempatan ini juga Pemerintah Desa Dajan Peken menyerahkan paket busana kepada perwakilan Jero Mangku di wewidangan Desa Dajan Peken serta dilanjutkan dengan Dharma Wacana dan Dharma Tula berkenaan dengan memaknai perayaan hari raya Nyepi oleh tokoh masyarakat Bali. Perayaan Dharma Santi telah dilakukan berturut-turut setiap tahunnya oleh Pemerintah Desa Dajan sebagai wujud ajang silaturahmi dan evaluasi yang menekankan “mulatsarira” dalam perayaan dan pemaknaan hari raya Nyepi.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *