Acara penutupan berlangsung di ruang rapat Kantor Desa Dajan Peken (14/12) pada pukul 09.00 Wita sampai selesai. Hadir Perbekel Desa Dajan Peken memberikan sambutan serta ucapan terimakasih kepada seluruh alit-alit Pasraman serta pendidik dari Penyuluh Bahasa Bali Kecamatan Tabanan, Penyuluh Agama Hindu, Pembina Seni Budaya, dan Panitia.

Pasraman Putra Sesana adalah program pendidikan nonformal milik Desa Dajan Peken yang sudah berlangsung selama 9 tahun. Giat ini menjadi tolak ukur pelestarian seni budaya, adat dan tradisi Bali, Agama Hindu serta Pendidikan Karakter salah satunya Budi Pekerti, Pengenalan Bahasa, Sastra dan Aksara Bali. Dalam pelaksanaannya Pasraman Putra Sesana melibatkan Penyuluh Bahasa Bali, Penyuluh Agama Hindu, Seniman, Relawan Pendidikan, Aktivis serta Mahasiswa untuk tenaga pendidiknya. Di tahun 2025 Pasraman Putra Sesana berlangsung selama 8 bulan yang dalam pelaksanaannya dianggarkan dari Dana Desa yang tercover dalam APBDes Desa Dajan Peken Tahun 2025.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat penghargaan kepada para peserta dan pendidik Pasraman Putra Sesana oleh Perbekel Desa Dajan Peken. Perbekel juga menyampaikan nanti akan dilaksanakan kembali Pasraman Putra Sesana di Tahun 2026. Panitia Pasraman Putra Sesana Tahun 2025 juga menyerahkan laporan pasraman selama 8 bulan kepada Perbekel Desa Dajan Peken.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *